Idiom Tiongkok : Urutan Nama Berada Di Belakang Sun Shan (名落孙山 Ming Luo Sun Shan)

Spread the love

Idiom Tiongkok : Urutan Nama Berada Di Belakang Sun Shan (名落孙山)

Idiom Tiongkok : Urutan Nama Berada Di Belakang Sun Shan (名落孙山)

名落孙山
míng luò sūn shān
Urutan nama berada di belakang Sun Shan
Gagal dalam ujian

名 – míng – nama
落 – luò – jatuh
孙山 – Sūn Shān

Kisah Idiom 名落孙山

Ada seseorang bernama Sun Shan (Hanzi: 孙山, Pinyin: Sūn Shān) seorang pria dari Wu di Dinasti Song (960-1279).

Suatu tahun, dia mengikuti ujian kekaisaran, dan seorang rekan sedesanya meminta putranya untuk pergi bersama Sun Shan.

Akhirnya, Sun Shan benar-benar berhasil, tetapi namanya menempati peringkat paling bawah dalam daftar.

Putra rekan sedesanya gagal, menjadi sangat tertekan dan meminta Sun Shan untuk kembali lebih dulu.

Setelah kembali ke rumah, semua tetangganya datang menemuinya, dan mengucapkan selamat atas keberhasilannya.

Orang desa itu tidak melihat putranya telah kembali dan bertanya kepada Sun Shan tentang ujian putranya.

Orang sedesanya berkata, “Selamat! Anak saya belum kembali sampai sekarang. Bagaimana dengan pemeriksaannya?”

Sun Shan, orang yang sangat lucu, tidak memberikan jawaban langsung, tetapi menjawab dengan bercanda, “Di peringkat terakhir adalah Sun Shan, dan putramu bahkan berada di belakang Sun Shan.”

Dengan kata lain, Sun Shan menempati peringkat terakhir dalam daftar untuk masuk, sementara putra rekan sedesanya bahkan tertinggal di belakang Sun Shan, yang berarti putranya telah gagal.

Cerita ini berasal dari Catatan Guoting (Hanzi: 过庭录, Pinyin: Guò tíng lù) oleh Fan Gongcheng (Hanzi: ·范公偁, Pinyin: Fàn Gōngchēng).

Sekarang, orang menggunakan peribahasa ini untuk membandingkan kegagalan dalam ujian atau seleksi.

Arti Idiom 名落孙山

Dalam ceritanya, ketika Sun Shan ditanya apakah putra rekan sedesanya ada dalam daftar, dia menjawab dengan cara yang bijaksana, yang tidak melukai muka dan menyampaikan pesan secara efektif.

Idiom ini memberi tahu orang bahwa dalam proses meminta bantuan, akan selalu ada beberapa hal yang membuat orang tidak nyaman, tidak dapat ditoleransi, atau konteksnya tidak memungkinkan untuk berbicara secara langsung.

Oleh karena itu, pembicara dengan sengaja mengatakan sesuatu yang terkait atau mirip dengan maksud aslinya untuk secara implisit mengungkapkan apa yang ingin dikatakannya secara langsung.

Dalam seni bahasa ekspresif, metode ini disebut buffering, yang memungkinkan pendengar atau pemirsa menerima informasi dalam suasana yang lebih nyaman.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

five × 2 =