Kombucha (康普茶), Teh Fermentasi Asal Tiongkok

Spread the love

Kombucha (康普茶), Teh Fermentasi Asal Tiongkok

Seandainya bangun pada suatu pagi dan tenggorokan terasa sangat sakit, apa yang akan kamu lakukan?

Kamu tidak perlu minum obat apa pun jika minuman favorit kamu adalah Kombucha (Hanzi: 康普茶, Pinyin: Kāng pǔ chá).

Konon pertama kali muncul di Tiongkok kuno sebelum menyebar ke Eropa.

Meskipun minuman ini berasal dari Tiongkok, nama populernya Kombucha tampaknya merupakan kata dari bahasa Jepang.

Orang-orang menyebutnya sebagai Hong Cha Jun (Hanzi: 红茶菌, Pinyin: Hóngchá jūn), yang secara harfiah berarti jamur teh hitam.

Dalam bahasa Tionghoa dikenal juga dengan jamur teh hitam (Hanzi: 红茶菇, Pinyin: Hóngchá gū), atau jamur teh (Hanzi: 茶菇, Pinyin: chá gū)

Intinya, Kombucha adalah fermentasi kaya vitamin dari teh hitam atau hijau (atau keduanya).

Faktor di balik transformasi ini adalah scoby (kultur simbiosis bakteri dan ragi).

Minuman ini dibuat dengan menumbuhkan scoby dalam sebotol teh manis dan membiarkannya selama berminggu-minggu.

Ini adalah praktik umum untuk menyebut minuman itu “teh Kombucha”.

Hal ini ironis karena jika scoby tersebut terlalu berkembang, maka minuman tersebut akan memiliki kandungan alkohol yang tinggi sehingga tidak layak untuk anak-anak.

Karena itu, kamu harus memantau prosesnya dengan cermat.

Bagaimanapun, kerja keras tidak akan terlepeas dari perhatian.

Saat membuka botol dan merasakan minuman cokelat yang tidak jelas, kamu akan dikejutkan dengan keseimbangan rasa manis dan keasaman yang luar biasa yang akan merangsang nafsu makan.

ini juga bisa berasa buah jika kamu memasukkan rempah-rempah ke dalamnya.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

3 − two =