Bing Tang Hu Lu, Manisan Buah Tradisional Tiongkok

Spread the love

Tionghoa Org - Bing Tang Hu Lu, Manisan Buah Tradisional Tiongkok - 1

Tanghulu (Hanzi: 糖葫芦 ; Pinyin: táng hú lú), yang juga disebut bingtang hulu (Hanzi: 冰糖葫芦 ; Pinyin: bīng táng hú lú) adalah makanan ringan tradisional Tiongkok bagian Utara yang terdiri dari beberapa buah hawthorn berlapis gula batu pada tusuk sate bambu.

Tanghulu adalah manisan buah-buahan, namun dilapisi dengan sirup gula yang dikeraskan. Camilan manis dan asam ini telah dibuat sejak Dinasti Song dan tetap populer di Tiongkok, terutama Beijing.

Hawthorn adalah buah tradisional yang merupakan bahan pokok tanghulu, tetapi belakangan ini juga bisa menggunakan berbagai buah lain, seperti tomat ceri, jeruk mandarin, stroberi, blueberry, nanas, buah kiwi, pisang, atau anggur.

Tanghulu biasanya disantap saat musim dingin, karena gula di sekitar buah akan meleleh dan lengket serta berantakan jika dimakan saat musim panas.

Beberapa cerita rakyat menyebutkan bahwa tanghulu berasal dari Dinasti Song.

Selir favorit Kaisar Guangzong dari Dinasti Song Selatan, jatuh sakit. Dia pucat dan kurus dan tidak mau makan. Tabib kekaisaran mencoba banyak obat-obatan berharga, tetapi tidak ada yang berhasil. Kaisar melihat selirnya kuyu setiap hari, membuat Kaisar mengerutkan kening sepanjang hari. Pada akhirnya, Kaisar tidak punya pilihan lain selain mencari pendapat medis rakyat.

Seorang tabib rakyat mendaftarkan diri dan memasuki istana. Setelah mendiagnosis denyut nadi selir kekaisaran, dia berkata: “Selama Anda memberinya rebusan gula batu dan buah merah (yaitu, hawthorn), makan lima hingga sepuluh potong sebelum makan, dan kamu akan sembuh dalam waktu setengah bulan.”

Pada awalnya, semua orang tidak percaya bahwa cara ini akan berhasil. Untungnya, cara makan ini juga sesuai dengan selera selir kekaisaran. Setelah selir kekaisaran mencoba metode ini, dia pulih sesuai jadwal. Kaisar secara alami sangat gembira.

Kemudian, cara ini menyebar ke rakyat, rakyat jelata mengonsumsi dan menjualnya, menjadi yang kita kenal sekarang, tanghulu.

Nilai gizi

Tanghulu kaya akan vitamin C. Menggunakan teknologi modern untuk menghilangkan biji, warnanya merah, tidak ada pigmen, tidak ada bahan tambahan makanan, rasanya enak, itu adalah makanan bergizi alami.

Hawthorn memiliki banyak efek obat, dapat menghilangkan penumpukan makanan, mengusir cacing pita, menghentikan disentri, dan terutama membantu pencernaan.

Selain itu, hawthorn juga menurunkan lipid darah dan menurunkan kadar kolesterol serum.

Namun perlu digarisbawahi bahwa meskipun kadar gula baik, tidak semua orang cocok untuk konsumsi gula dalam jangka panjang.

Karena mengandung gula batu, pasien diabetes harus mengonsumsinya dengan hati-hati. Selain itu, dalam buku “Kompendium Materia Medica” yang ditulis oleh Li Shizhen menyebutkan: “Makan hawthorn terlalu banyak akan membuat orang mudah tersinggung dan lapar, dan itu akan melawan pertumbuhan limpa dan perut.”

Oleh karena itu, orang dengan limpa dan lambung yang lemah sebaiknya tidak makan terlalu banyak manisan buah hawthorn.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.

10 − 5 =