Bunga Dalam Pernikahan Adat Tionghoa

Spread the love

Bunga Dalam Pernikahan Adat Tionghoa

Bunga dalam pernikahan adat Tionghoa sebagian besar digunakan sebagai hiasan.

Karangan bunga besar berwarna-warni, biasanya berwarna merah muda dan merah, sering diberikan kepada pengantin sebagai hadiah.

Karangan bunga yang cantik dan menawan ini biasanya berjajar di aula menuju resepsi pernikahan.

Beberapa pengantin memilih untuk membawa karangan bunga kecil, meskipun ini biasanya hanya untuk foto pernikahan.

Bunga bakung atau bunga lily adalah bunga pernikahan adat Tionghoa yang populer.

Bunga Dalam Pernikahan Adat Tionghoa

Kata lily dalam bahasa Tionghoa, Baihe (Hanzi: 百合, Pinyin: bǎi hé) terdengar seperti Bai He, bagian dari peribahasa Bai Nian Hao He (Hanzi: 百年好合, Pinyin: Bǎinián hǎo hé) yang berarti bahagia bersama selama seratus tahun. Juga melambangkan pembawa anak laki-laki.

Bunga anggrek (Hanzi: 兰花, Pinyin: Lánhuā) adalah bunga pernikahan adat Tionghoa populer lainnya.

Bunga Dalam Pernikahan Adat Tionghoa

Anggrek melambangkan cinta dan pasangan.

Anggrek juga mewakili kekayaan dan keberuntungan.

Sedangkan, bunga teratai juga termasuk bunga pernikahan adat Tionghoa yang populer.

Bunga Dalam Pernikahan Adat Tionghoa

Bunga teratai dengan daun dan kuncup melambangkan penyatuan yang lengkap.

Bunga teratai yang mekar di satu batang mewakili keinginan untuk berbagi hati dan harmoni karena sebutan bunga teratai dalam bahasa Tionghoa, Hehua (Hanzi: 荷花, Pinyian: Héhuā), terdengar seperti He (Hanzi: 合, Pinyin: hé) yang berarti persatuan.


Spread the love

Leave a Reply

Your email address will not be published.

twelve + 18 =